SMP St. Aloysius Gonzaga Mlati, Sleman, Yogyakarta, didirikan pada tahun 1967 untuk memenuhi kebutuhan Pendidikan masyarakat sekitar. Kami tetap bersyukur kepada Tuhan kita yang Mahabaik atas berkat-Nya yang melimpah, terutama dengan mengirim dua suster kami (Sr. Maria Yakoba, SND, dan Sr. Maria Klaudia, SND) untuk karya yang luar biasa ini. Dengan penuh kasih dan kesabaran mereka mendidik dan mendampingi para siswa, membangun dasar yang kokoh untuk pertumbuhan di masa depan.
Sejak awal, SMP St. Aloysius Gonzaga didirikan atas dasar iman dan kasih yang melimpah. Nilai-nilai yang diajarkan menjadi fondasi yang membantu para siswa menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri, unggul baik secara akademis maupun karakter. Selama bertahun-tahun, sekolah ini telah melayani masyarakat dan membina ribuan kaum muda. Dalam lima tahun terakhir, sekolah ini telah menjadi menjadi semakin beragam, menerima siswa dari berbagai pulau dan kota di Indonesia dengan beberapa di antaranya tinggal di asrama.
Dalam mempersiapkan perayaan tersebut, para siswa dengan senang hati menghabiskan beberapa hari berlatih tarian, lagu-lagu, dan drama pendek. Tema pentas seni untuk perayaan ini adalah “Ketoprak Cilik Lestarikan Budaya” yang diterjemahkan dalam “Kaum Muda Lestarikan Budaya melalui Ketoprak”.
Ketoprak adalah seni pertunjukan tradisional asal Jawa Tengah dan Yogyakarta yang menampilkan dialog, nyanyian, dan tarian yang diiringi gamelan. Dengan memilih tema tersebut, sekolah menekankan bahwa sebagai warga negara yang baik, kita bertanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya kita.Perayaan dimulai pada pukul 16.00. Tamu istimewa yang hadir termasuk pastor paroki kami, para suster Notre Dame kami dari komunitas lain, dan pengawas sekolah. Perayaan dibuka dengan tarian dan instrumental Jawa untuk menyambut para tamu undangan. Para tamu sangat senang dan menikmati berbagai pertunjukan dari anak-anak SMP kita.
Melihat kembali perjalanan para suster perintis kita, yang semangat dan kasih sayang mereka terhadap para siswa, memberi kami semangat dan harapan. Teladan mereka menginspirasi guru-guru saat ini untuk menjadi lebih peduli dan sabar bahkan di era modern ini. Dengan hati yang penuh syukur, komunitas sekolah kami tak henti-hentinya berdoa dan berharap agar sekolah ini, menjadi tempat yang nyaman untuk terus menyediakan pendidikan berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan kesuksesan sekolah.






