{"id":92011,"date":"2020-12-25T13:52:44","date_gmt":"2020-12-25T13:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/snd1.org\/suster-maria-odete\/"},"modified":"2024-07-05T11:32:46","modified_gmt":"2024-07-05T11:32:46","slug":"suster-maria-odete","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snd1.org\/id\/berita-kematian2-2\/suster-maria-odete\/","title":{"rendered":"Suster Maria Odete\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>Suster Maria Odete<\/strong><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>ND 4456\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/OdeteIndo.pdf\"><i class=\"fa fa-download\"><\/i>PDF Download<\/a><\/p>\n<p>Anna Maria WESCHENFELDER<\/p>\n<p>Provinsi Salib Suci, Passo Fundo, RS, Brazil<\/p>\n<p>Tanggal dan Tempat Lahir:\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 12 Maret 1932\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Selbach, RS<br \/>\nTanggal dan Tempat Profesi:\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a013 Februari 1951\u00a0 \u00a0 \u00a0 Passo Fundo, RS<br \/>\nTanggal dan Tempat Meninggal: 25 Desember 2020 <em>Institute of Orthopedics and<\/em> <em>Traumatology, Passo Fundo, RS<br \/>\n<\/em>Tanggal dan Tempat Makam:\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a025 Desember 2020 Makam Santa Cruz, Passo Fundo, RS<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/Odete.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-25199\" src=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/Odete.jpg\" alt=\"\" width=\"184\" height=\"268\" srcset=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/Odete.jpg 184w, https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/Odete-103x150.jpg 103w\" sizes=\"(max-width: 184px) 100vw, 184px\" \/><\/a><\/span>Anna Maria Weschenfelder adalah anak ketiga dari dua belas bersaudara dari pasangan Affonso dan Catharina Maldaner Weschenfelder. Keluarga mereka yang setia dan takut akan Tuhan, mendapatkan mata pencaharian dari bertani. Semua anak bersekolah di Sekolah S\u00e3o Jac\u00f3 di kampung halaman mereka, yang dikelola oleh para Suster Notre Dame. Di sanalah ia disadarkan akan panggilan dan kecintaannya pada kehidupan religius. Pada tahun 1949, ia masuk Novisiat dan menerima nama Suster Maria Odete. Belakangan, saudari kandungnya, Suster Maria Am\u00e9lia, juga bergabung dengan Kongregasi.<\/p>\n<p>Sr. Maria Odete bersekolah di Sekolah Notre Dame di Passo Fundo dan menyelesaikan pendidikannya di bidang Filsafat, Sains dan Bahasa Portugis, Sejarah dan Geografi, di Rio de Janeiro. Pelayanannya termasuk mengajar di Sekolah Notre Dame di Passo Fundo, menjadi kepala sekolah kami di S\u00e3o Sep\u00e9 dan, selama 8 tahun, di Ipanema, Rio de Janeiro.<\/p>\n<p>Pada tahun 1969, Sr. M. Odete diangkat sebagai pemimpin novis. Pada tahun 1970, Suster terpilih sebagai Superior Provinsi Brasil pertama dalam masa-masa sulit transisi dan <em>aggiornamento<\/em> setelah Konsili Vatikan II. Mendengarkan dengan penuh perhatian dan berjuang untuk perdamaian adalah dua karunia istimewanya.<\/p>\n<p>Pada tahun 1970, Uskup Henrique R\u00fcth dari Cruzeiro do Sul, Acre, meminta para suster untuk melayani di bidang Kesehatan dan pendidikan di keuskupannya. Sr. M. Odete, dengan semangat misionernya mengabulkan permintaannya dan, pada tahun 1971, satu komunitas didirikan di Cruzeiro do Sul dan komunitas lainnya di Tarauac\u00e1. Banyak panggilan muncul di wilayah di mana para suster melayani dan rumah pembinaanpun berkembang di Cruzeiro do Sul.<\/p>\n<p>Pada kapitel umum tahun 1980, Suster Maria Odete terpilih sebagai asisten jenderal pertama untuk Suster Maria Raphaelita dan pada kapitel umum tahun 1986 untuk Suster Mary Joell, hingga tahun 1992, ketika dia kembali ke provinsi asalnya. Selama masa jabatan kedua Suster Maria Odete di dewan umum itulah Paus Yohanes Paulus II mengundang komunitas religius untuk mempertimbangkan mendirikan misi di benua Afrika. Suster Mary Joell dan dewannya mendengarkan panggilan ini dan mengundang provinsi-provinsi di Kongregasi kita untuk mempertimbangkan opsi-opsi tsb. Ada undangan ke Mozambik, Tanzania, dan Uganda, dan sebagai tanggapan atas permohonan Paus, para suster dari India pergi ke Tanzania pada tahun 1992, para suster dari Brazil pergi ke Mozambik pada tahun 1993, dan para suster dari Amerika Utara dan Jerman pergi ke Uganda pada tahun 1995. Sekarang, hampir tiga dekade kemudian, para sister muda di Afrika memberi kami harapan besar. Setelah dua masa jabatannya dalam Pemerintahan Umum, Suster Maria Odete kembali ke Roma dua kali untuk pelayanan yang berbeda di Rumah Induk: Dari tahun 1999 sampai 2002 dia menjadi penerjemah \/ juru bahasa dan sekretaris untuk Brasil. Selama ini beliau berkontribusi pada pekerjaan revisi Konstitusi yang diselesaikan pada kapitel umum pada tahun 2004. Dan terakhir, Suster Mary Sujita memanggil kembali Suster Maria Odete ke Roma dari tahun 2009 sampai 2011 sebagai Piko Rumah Induk.<\/p>\n<p>Pada tahun 2011, Sr. M. Odete kembali ke Brasil dan menjadi penghuni rumah provinsi di Passo Fundo. Pada tahun 2018, ia bergabung dengan komunitas Casa Bet\u00e2nia di N\u00e3o Me Toque, karena terkena penyakit Alzheimer.<\/p>\n<p>Beberapa hari sebelum Natal dia jatuh di kamarnya dan tulang pahanya patah. Suster segera diterima di Institut Traumatologi dan Ortopedi di Passo Fundo. Sayangnya, pada dini hari tanggal 25 Desember, di Hari Natal dia mengalami komplikasi jantung dan dipanggil pulang ke rumah Bapa dengan damai, pada pukul 6:50 pagi. Semoga dia sekarang menjadi perantara bagi semua SND, karya pelayanan kita, misi kita dan untuk bertambahnya panggilan. Kutipan Santo Julie berikut ini sangat cocok untuk Sr. M. Odete<em>: \u201cOh, betapa baiknya Tuhan itu, putriku terkasih! Biarlah kita hidup hanya untuk membuktikan kepada-Nya cinta dan syukur kita untuk selamanya.&#8221;<\/em> (Surat 233)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Provinsi Salib Suci, Passo Fundo<br \/>\nRS, Brazil<br \/>\n25 Desember 2020<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":61985,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[295],"tags":[],"class_list":["post-92011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kematian2-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92011"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":106123,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92011\/revisions\/106123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}