{"id":89112,"date":"2019-05-27T08:25:05","date_gmt":"2019-05-27T08:25:05","guid":{"rendered":"https:\/\/snd1.org\/suster-maria-alidia\/"},"modified":"2024-07-05T11:41:47","modified_gmt":"2024-07-05T11:41:47","slug":"suster-maria-alidia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snd1.org\/id\/berita-kematian2-2\/suster-maria-alidia\/","title":{"rendered":"Suster Maria Alidia"},"content":{"rendered":"<p><strong>Suster Maria Alidia<\/strong> \u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ND 3910\u00a0 \u00a0 \u00a0 <a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/AlidiaIndo.pdf\"><i class=\"fa fa-download\"><\/i>PDF Download<\/a><\/p>\n<p>Wilhelmina Johanna de Roos<\/p>\n<p>Provinsi Maria Regina, Coesfeld (Tegelen)<\/p>\n<p>Tanggal dan Tempat Lahir:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 26 Januari 1920\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Arnheim, Negeri Belanda<br \/>\nTanggal dan Tempat Profesi: \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 13 Agustus 1942\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tegelen, Negeri Belanda<br \/>\nTanggal dan Tempat Meninggal: 27 Mei 2019\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tegelen, Negeri Belanda<br \/>\nTanggal dan Tempat Makam: \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 31 Mei 2019\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tegelen, Negeri Belanda<\/p>\n<p><em>Hal yang paling indah tentang kehidupan adalah tindakan-tindakan cinta kasih <\/em><em>yang kita tinggalkan ketika kita meninggal.<\/em><\/p>\n<p><em><a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Alidia.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-22842 alignleft\" src=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/Alidia.jpg\" alt=\"\" width=\"210\" height=\"273\" \/><\/a><\/em>Suster Maria Alidia adalah anak tertua yang lahir dari Johanna van Wissing dan Paul de Roos. Dia tumbuh bersama adik perempuannya yang berusia tiga tahun di Velp di mana mereka bersekolah di sekolah para Suster Notre Dame. Selama berada di sekolah, panggilannya bertumbuh dan pada tahun 1940, ia memasuki Kongregasi kita.<\/p>\n<p>Orang dapat benar-benar mengatakan bahwa Suster Maria Alidia hidup dan berkarya dan berdoa hanya untuk orang lain. Seluruh hidupnya hanya dibaktikan untuk membuat orang lain bahagia.<\/p>\n<p>Selama hidupnya sebagai seorang religius, ia terutama bekerja dengan anak-anak, pertama di kelompok-kelompok di Tegelen dan kemudian di berbagai sekolah TK yang dikelola oleh Provinsi.<\/p>\n<p>Pada tahun 1965, ia pindah ke rumah anak-anak di Herpen, tempat ia bekerja dengan penuh cinta dan kegembiraan selama bertahun-tahun.<\/p>\n<p>Tetapi tidak hanya itu. Setelah masa pension, ia berkarya di paroki Herpen di mana ia sangat membantu pastor paroki pada waktu itu.<\/p>\n<p>Kemudian ia diberi tugas untuk menyiapkan hidangan bagi para suster dan tamu-tamu. Ia juga banyak mengantarkan para suster dan tamu-tamu dengan mobil yang dikendarainya.<\/p>\n<p>Ketika rumah di Herpen ditutup pada 2007, dia tinggal di Tegelen untuk menikmati masa pensiunnya. Ia sangat sulit menerima bahwa penglihatannya semakin memburuk. Tetapi dengan mengikuti berita di radio dan di TV, dia terus memberi informasi tentang apa yang sedang terjadi di dunia.<\/p>\n<p>Saat makan, dia adalah teman bicara yang menarik. Dia memiliki ingatan yang sangat baik sampai akhir. Setiap kali seseorang ingin mengetahui sesuatu tentang hal-hal tertentu, dia adalah orang yang tepat untuk ditanya.<\/p>\n<p>Setelah menjalani kehidupan untuk melayani orang lain, dia sekarang telah meninggal dengan tenang. Semoga dia beristirahat dengan tenang!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Provinsi Maria Regina<br \/>\nCoesfeld (Tegelen)<br \/>\n27 Mei 2019\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":57077,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[295],"tags":[],"class_list":["post-89112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kematian2-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89112"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89112\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":106209,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89112\/revisions\/106209"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}