{"id":89006,"date":"2019-05-15T12:45:52","date_gmt":"2019-05-15T12:45:52","guid":{"rendered":"https:\/\/snd1.org\/suster-maria-reginfried\/"},"modified":"2024-07-05T11:41:57","modified_gmt":"2024-07-05T11:41:57","slug":"suster-maria-reginfried","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snd1.org\/id\/berita-kematian2-2\/suster-maria-reginfried\/","title":{"rendered":"Suster Maria Reginfried\u00a0\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>Suster Maria Reginfried<\/strong><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>ND 5661\u00a0 \u00a0 <a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/ReginfriedIndo.pdf\"><i class=\"fa fa-download\"><\/i>PDF Download<\/a><\/p>\n<p>Lucia BORGMANN<\/p>\n<p>Provinsi Maria Regina, Coesfeld\/Jerman<\/p>\n<p>Tanggal dan Tempat Lahir:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 10 September 1939 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Lorup, Distrik Aschendorf<br \/>\nTanggal dan Tempat Profesi:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 15 Agustus 1964\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Coesfeld<br \/>\nTanggal dan Tempat Meninggal:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 15 Mei 2019\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Coesfeld, Kloster Annenthal<br \/>\nTanggal dan Tempat Pemakaman: \u00a0 21 Mei 2019\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Coesfeld, Makam Biara<\/p>\n<p><em><a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/20190515_Reginfried.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-22769 alignleft\" src=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/20190515_Reginfried.jpg\" alt=\"\" width=\"405\" height=\"539\" srcset=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/20190515_Reginfried.jpg 405w, https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/20190515_Reginfried-263x350.jpg 263w\" sizes=\"(max-width: 405px) 100vw, 405px\" \/><\/a>\u201cAku adalah Gembala Baik\u201c<\/em> (Jn 10:11)<\/p>\n<p>Suster Maria Reginfried, Lucia Borgmann, adalah anak perempuan Anton Borgmann dan istrinya Thekla, n\u00e9e Pohlabeln, yang adalah petani. Bersama dengan lima saudara kandungnya, Lucia menikmati masa kecil yang menggembirakan.<\/p>\n<p>Setelah menyelesaikan sekolah dasar dan menengah pada tahun 1954, ia pertama-tama bekerja di pertanian orangtuanya. Selama masa kecil dan masa remajanya, kesehatannya yang lemah. Untuk mengikuti sekolah menengah, dia pindah ke pamannya yang adalah seorang pendeta di Schapen, Kabupaten Lingen. Di sana ia juga bersekolah di sekolah ekonomi swasta dari tahun 1956 hingga 1958. Di Coesfeld, ia kemudian mengikuti sekolah ekonomi rumah tangga selama satu tahun dan sebuah perguruan tinggi untuk guru taman kanak-kanak selama dua tahun. Pada Paskah 1961, Lucia menyelesaikan pendidikan ini. Dia kembali ke peternakan orangtuanya hanya untuk waktu singkat karena pada 27 Mei 1961, dia memulai postulannya di Liebfrauenburg di Coesfeld, pusat provinsi saat itu. Pada 3 Maret 1962, Lucia menerima busana biara dan nama baru: Suster Maria Reginfried.<\/p>\n<p>Setelah profesi pertama, Suster Maria Reginfried melayani di berbagai sekolah TK di provinsi kami, mis. di Bocholt, Gelsenkirchen, Nottuln, dan Ramsdorf. Dari tahun 1970 -1973, dia adalah direktur panti asuhan kami di Marienbrink. Kesehatannya semakin melemah. Ia mengidap penyakit paru bawaan dan deformasi tulang belakangnya memaksanya untuk sering tinggal di rumah sakit. Harus beristirahat cukup lama.<\/p>\n<p>Pada tahun 1973, Sr. Maria Reginfried pindah ke Nottuln. Dia menemukan pelayanan barunya di kantor sekretaris di sekolah menengah kami. Dia mendapat manfaat dari apa yang telah dia pelajari di perguruan tinggi bagian ekonomi. Dia dengan cepat belajar bagaimana melakukan pekerjaan itu. Dia melakukan akuntansi dengan hati-hati dan dia mengerjakan gaji para guru. Selama beberapa dekade, dia telah menjadi tangan kanan kepemimpinan sekolah. Dia menyaksikan perkembangan sekolah dengan minat besar dan merasa terhubung erat dengan komunitas sekolah.<\/p>\n<p>Menanam bunga adalah hobinya. Ia mendapat julukan \u201cSi Tangan Dingin\u201d.<\/p>\n<p>Seiring perjalanan waktu, kesulitan bernafasnya meningkat. Dia membutuhkan alat oksigen untuk bisa hidup dan bekerja. Pada musim panas 2017, ia meninggalkan sekolah dengan hati yang berat dan pindah ke Kloster Annenthal, Coesfeld. Setelah beberapa waktu ia dapat menyesuaikan diri di situ dengan terus menerus menggunakan tabung oksigen. Kolaborator kami merawat Suster Maria Reginfried dengan perhatian penuh kasih. Terutama Suster Kerstin Maria mendukungnya dengan kehadiran dan dengan memberinya banyak cinta dan perhatian.<\/p>\n<p>Pada sore hari tanggal 15 Mei 2019, Suster Maria Reginfried dengan tenang meninggal dunia. Bersama dengan dia kita berdoa dari mazmur 23, \u201cKebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa\u201d.<\/p>\n<p>Kami sungguh percaya bahwa Suster Maria Reginfried sekarang telah kembali kepada Allah, Bapa kita semua.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Provinsi Maria Regina<br \/>\nCoesfeld, Jerman<br \/>\n15 Mei 2019<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":56936,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[295],"tags":[],"class_list":["post-89006","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kematian2-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89006","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=89006"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89006\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":106213,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/89006\/revisions\/106213"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=89006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=89006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=89006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}