{"id":78360,"date":"2014-07-20T06:37:19","date_gmt":"2014-07-20T06:37:19","guid":{"rendered":"https:\/\/snd1.org\/suster-maria-elis\/"},"modified":"2024-07-05T12:43:00","modified_gmt":"2024-07-05T12:43:00","slug":"suster-maria-elis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snd1.org\/id\/berita-kematian2-2\/suster-maria-elis\/","title":{"rendered":"Suster Maria Elis"},"content":{"rendered":"<p><b><a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Elis_w400.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignright  wp-image-10741\" alt=\"Elis_w400\" src=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Elis_w400.jpg\" width=\"238\" height=\"275\" srcset=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Elis_w400.jpg 440w, https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Elis_w400-129x150.jpg 129w\" sizes=\"(max-width: 238px) 100vw, 238px\" \/><\/a>Suster\u00a0 Maria\u00a0 Elis<\/b><b>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/b>ND 6815 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0<a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Elis+Indo.pdf\">\u21d2 PDF Download<\/a><br \/>\nLIE Kiem Kiok \/ Kumala Dewi Lirakusuma<\/p>\n<p>Provinsi Bunda Penasihat Yang Baik, Pekalongan, Indonesia<\/p>\n<p>Tanggal dan Tempat Kelahiran: \u00a0 \u00a0 19 Juni 1936 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kauman, Bangil, Indonesia<br \/>\nTanggal dan Tempat Profesi: \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a001 Juli 1978 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pekalongan, Indonesia<br \/>\nTanggal dan Tempat Kematian: \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a020 Juli 2014 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pekalongan, Indonesia<br \/>\nTanggal dan Tempat Pemakaman: \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 21 Juli 2014\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pekalongan, Indonesia<i>\u00a0<\/i><\/p>\n<p align=\"center\"><i>\u201cSebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajar<br \/>\nkamu apa yang harus kamu katakan.\u201d! (Luk 12:12)<\/i><i>\u00a0<\/i><\/p>\n<p>Kiem, sebagaimana ia akrab dipanggil oleh keluarganya adalah anak kedua dari pasangan Lie, Bing Tie dan Phwa, Le Nio dari keluarganya yang terdiri dari 2 anak laki-laki dan 8 anak perempuan yang dibesarkan bersama di Kauman, Bangil. Kiem dididik dalam keluarga non Kristiani.<\/p>\n<p>Cinta akan Kristus menumbuhkan harapan baginya untuk masuk menjadi Katolik melalui sakramen permandian pada tanggal 19 November 1967, di Kebayoran Baru\/Jakarta dan pada tanggal 21 November 1968 di tempat yang sama ia menerima sakramen penguatan.<\/p>\n<p>Masa-masa pendidikan yang dilalui oleh Kiem, SD sampai SMA di Surabaya serta berbagai kursus ia jalani di Jakarta antara lain kursus kejiwaan para remaja dan kepemimpinan. Selain itu Kiem juga mengeluti kepramukaan yang menjadi hobinya.<\/p>\n<p>Keberadaan\u00a0 Kiem dalam keluarga sangat disayangi oleh keluarga, ia bertumbuh menjadi gadis yang dewasa serta turut ambil bagian dalam membentuk pertumbuhan adik-adiknya. Demikian pula dengan perkembangan iman akan Kristus memanggilnya untuk masuk menjadi religius. Harapan tersebut terpenuhi pada tanggal 16 Februari 1976 diterima sebagai Postulan. Perjalanan waktu terus membentuknya hingga 20 Juni 1976 penerimaan busana biara. Sebuah waktu yang singkat dalam pembinaan masa postulant ia jalani, seiring dengan kedewasan umur pada saat ia memasuki masa pembinaan tersebut dan Kiem menerima nama biara sebagai Sr. Maria Elis<\/p>\n<p>Masa pembinaan yang ia jalani sangat menghidupkan Sr. Maria Elis bertumbuh menjadi seorang suster SND sejati dalam mewartakan kebaikan Tuhan hingga ia diperkenankan mengikrarkan kaul pertama pada tanggal 1 Juli 1978. Karya pertama yang diterima oleh Sr. Maria Elis di Rumah Provinsi Pekalongan. Kesetiaan yang dalam, terus melingkupi kehadiran Sr.\u00a0 Maria Elis melalui karya-karya dan pembinaan masa yunior sehingga rencana Allah nyata melalui dirinya dengan mengikrarkan kaul kekal 17 Juli 1985 di Pekalongan<\/p>\n<p>Kepribadiannya yang lucu menciptakan suasana gembira dalam komunitas dimana saja Sr. M. Elis berkarya juga kecintaannya terhadap generasi muda terutama dalam meneguhkan panggilan dan semangat iman yang dalam akan Allah, dengan jalan membina, mendidik, memberi teladan, perhatian, cinta dan mengembangkan talenta yang membawa keindahan tersendiri bagi semua orang yang mengenal beliau.<\/p>\n<p>Karya-karya perutusan yang diembannya adalah: menjadi pemimpin komunitas di Rembang, Miryam Jakarta, Ruteng, biara\u00a0 Mlati, Yogyakarta bertugas di dapur, kepala bagian instalasi farmasi RS Budi Rahayu, Administrasi RS Budi Rahayu, merawat jenasah di RS Budi Rahayu, serta pernah berkesempatan menjadi misionaris\u00a0 dengan karya Pastoral di Filipina.<\/p>\n<p>Kesetiaan dalam hidup doa, karya kerasulan, hidup komunitas ia bawa dalam kerahiman Allah serta penyertaan Roh Kudus yang mendasari hidup yang kuat dalam semangat Allah yang selalu hidup demi kecintaannya terhadap provinsi, panggilan dan kongregasi.<\/p>\n<p>Kesehatan suster menurun di hari-hari terakhir ini dan mengalami susah bernafas hingga akhirnya beliau menyerahkan hidupnya ke tangan Tuhan yang dilayani dan dicintainya pada pagi hari tanggal 20 Juli 2014. Sekarang kita percaya bahwa beliau telah berada di tangan Allah kita yang mahabaik dan akan terus mendoakan kita seperti yang selalu dilakukannya.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 RIP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Provinsi Bunda Penasihat Yang Baik<br \/>\nPekalongan, Indonesia<br \/>\n20 Juli 2014<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":35738,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[295],"tags":[],"class_list":["post-78360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kematian2-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=78360"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78360\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":106336,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78360\/revisions\/106336"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35738"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=78360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=78360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=78360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}