{"id":118631,"date":"2026-05-09T09:49:43","date_gmt":"2026-05-09T09:49:43","guid":{"rendered":"https:\/\/snd1.org\/?p=118631"},"modified":"2026-06-03T08:07:03","modified_gmt":"2026-06-03T08:07:03","slug":"suster-maria-de-lurdes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snd1.org\/id\/berita-kematian2-2\/suster-maria-de-lurdes\/","title":{"rendered":"Suster Maria de Lurdes\u00a0\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>Suster Maria de Lurdes<\/strong> \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 ND 7054\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/LurdesStefanelloIndo.pdf\"><i class=\"fa fa-download\"><\/i>PDF Download<\/a><\/p>\n<p>Lurdes da Ross STEFANELLO<\/p>\n<p>Provinsi Bunda Maria Guadalupe, RS, Brasil<\/p>\n<p>Tanggal dan tempat lahir:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 17 Juni 1949\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Frederico Westphalen, RS<br \/>\nTanggal dan tempat Profesi\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 10 Februari 1971\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Passo Fundo, RS<br \/>\nTanggal dan tempat Meninggal:\u00a0 \u00a0 \u00a09 Mei 2026\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Passo Fundo, RS<br \/>\nTanggal dan tempat pemakaman: 9 Mei 2026\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pemakaman Santa Cruz, Passo Fundo, RS<\/p>\n<p><strong><em><a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/Lurdes.png\"><img decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-118359\" src=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/Lurdes.png\" alt=\"\" width=\"95\" height=\"140\" \/><\/a>\u201cAku akan mengikat perjanjian kekal dengan mereka.\u201d <\/em><\/strong>(Lihat Yer 32:40)<\/p>\n<p>Suster Maria de Lurdes Stefanello adalah sosok wanita yang telah menyentuh banyak kehidupan melalui kehadirannya yang penuh sukacita, kemurahan hati, dan keramahan. Ia berasal dari keluarga besar sebagai anak kelima dari lima belas bersaudara dari pasangan Erico Stefanello dan Henriqueta da Ross Stefanello. Berakar kuat dalam iman Kristiani, orang tuanya, membesarkan anak-anak mereka dalam praktik iman, partisipasi dalam sakramen-sakramen inisiasi Kristiani, dan doa Rosario bersama keluarga setiap hari.<\/p>\n<p>Salah satu momen paling berkesan dalam hidupnya saat kecil adalah saat menerima Komuni Pertama, yang ia gambarkan sebagai pengalaman yang sangat luar biasa. Sejak kecil, ia memiliki keinginan yang mendalam untuk menjadi seorang suster, mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang lain berjumpa dengan Yesus. Ketika ia mengutarakan keinginannya untuk menjalani kehidupan religius, orang tuanya sangat mendukung dan memberikan semangat padanya.<\/p>\n<p>Pada tanggal 9 Februari 1969, ia masuk ke Novisiat di Passo Fundo dan mengucapkan Janji Kesetiaan pada tanggal 10 Februari 1971, di kota yang sama. Dengan semangatnya yang tak kenal lelah, ceria, dan penuh semangat, Suster Maria de Lurdes dijuluki sebagai penuh kasih sayang <em>\u2018Cigana\u2019 \u2014 <\/em>sebuah istilah dalam bahasa Portugis yang menggambarkan kepribadian yang bebas dan penuh semangat \u2014 sebuah julukan yang sangat berarti baginya.<\/p>\n<p>Sejak awal kehidupan religiusnya, Suster Maria de Lurdes telah mendedikasikan dirinya pada karya apostolik di bidang pendidikan. Sejak tahun 1987, ia mengabdi selama dua puluh enam tahun sebagai kepala sekolah di berbagai sekolah Jaringan Notre Dame. Ia menjalankan misinya dengan penuh semangat, kompetensi, dan komitmen yang mendalam. Ia mencintai apa yang dilakukannya dan menyalurkan kasih itu dalam setiap gerak-gerik, setiap pelajaran, dan setiap perjumpaan. Kehadirannya membuat setiap lingkungan menjadi lebih ceria dan ramah, karena ia membawa dalam dirinya sukacita hidup dan ketenangan seseorang yang telah menemukan makna mendalam dalam panggilan yang telah diembannya.<\/p>\n<p>Suster Maria de Lurdes dikenal karena semangatnya yang dinamis, keberaniannya dalam menghadapi tantangan, kemampuannya berkomunikasi dengan mudah, dan visi yang luas tentang misi. Di tahun-tahun terakhir hidupnya, ia mendedikasikan dirinya sepenuhnya pada pelayanan pastoral, mengoordinasikan program katekese, melatih katekis, dan mempromosikan panggilan religius. Ia sangat mencintai kehidupan religius dan setiap hari menjadi saksi keindahan pengorbanan diri dan pelayanan. Ia selalu ada, tidak segan-segan untuk membantu, menyambut, dan melayani. Tak ada yang terlalu berat baginya demi kebaikan orang lain. Ia menghadapi setiap tantangan dengan harapan, kesederhanaan, dan senyuman tulus.<\/p>\n<p>Baik dalam kepemimpinan di sekolah maupun dalam kehidupan komunitas, Suster Maria de Lurdes memahami pentingnya mendahulukan kepentingan bersama dan mengesampingkan kepentingan pribadi atau kekuasaaan demi terciptanya keharmonisan dan persatuan persaudaraan, selalu mencari jalan yang memastikan semua orang dapat maju bersama. Kini Suster Maria de Lurdes telah kembali ke Rumah Bapa, namun kesaksiannya tentang dedikasi, iman, sukacita, dan cinta kepada sesama tetap bersama kita.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Provinsi Bunda Maria Guadalupe<br \/>\nRS, Brasil<br \/>\n9 Mei 2026\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":118359,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[295],"tags":[],"class_list":["post-118631","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kematian2-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=118631"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":118637,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/118631\/revisions\/118637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/118359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=118631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=118631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=118631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}