{"id":114234,"date":"2025-07-14T09:01:42","date_gmt":"2025-07-14T09:01:42","guid":{"rendered":"https:\/\/snd1.org\/?p=114234"},"modified":"2025-08-06T08:30:35","modified_gmt":"2025-08-06T08:30:35","slug":"suster-elizabeth-marie","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snd1.org\/id\/berita-kematian2-2\/suster-elizabeth-marie\/","title":{"rendered":"Suster Elizabeth Marie"},"content":{"rendered":"<p><strong>Suster Elizabeth Marie<\/strong><strong>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/strong>ND 4943\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 <a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/ElizabethScanlonIndo.pdf\"><i class=\"fa fa-download\"><\/i>PDF Download<\/a><\/p>\n<p>(dulu Suster Thomas Marie)<\/p>\n<p>Elizabeth Ruth SCANLON<\/p>\n<p>Provinsi Maria dikandung Tanpa Noda, Amerika Serikat<\/p>\n<p>Tanggal dan Tempat Lahir:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2 April, 1936\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Cleveland, Ohio<br \/>\nTanggal dan Tempat Profesi:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 16 Agustus, 1956\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Cleveland, Ohio<br \/>\nTanggal dan Tempat Meninggal:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 14 Juli, 2025\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Health Care Center, Chardon, Ohio<br \/>\nTanggal dan Tempat Pemakaman:\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 24 Juli, 2025\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pemakamanan Kebangkitan, Chardon<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/ElizabethScanlon.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-114022\" src=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/ElizabethScanlon-251x350.jpg\" alt=\"\" width=\"251\" height=\"350\" srcset=\"https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/ElizabethScanlon-251x350.jpg 251w, https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/ElizabethScanlon-108x150.jpg 108w, https:\/\/snd1.org\/wp-content\/uploads\/ElizabethScanlon.jpg 488w\" sizes=\"(max-width: 251px) 100vw, 251px\" \/><\/a>Betty Ruth merupakan anak pertama dan satu-satunya putri dari pasangan Thomas dan Marie (Grady) Scanlon. Ia bersama kedua adik laki-lakinya menghabiskan masa kecil yang bahagia dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga penuh kasih sayang. Rumah mereka adalah tempat yang penuh keceriaan dan dimana keluarga sangat dihargai; ikatan kuat yang dibangun di masa kecil ini bertahan seumur hidup mereka. Mereka merayakan, menghargai, dan merasa bangga dengan warisan budaya Irlandia mereka. Ayahnya, yang bekerja sebagai seorang kondektur di New York Central Railroad, meninggal secara mendadak pada tahun 1944; Betty selalu menjunjung tinggi iman yang dalam dan kekuatan kedua orang tuanya. Pada tahun 1950, ia pergi ke Akademi Notre Dame di Cleveland untuk menempuh pendidikan sekolah menengah. Semasa di sekolah menengah, ia menyadari bahwa \u201cJika Tuhan dan aku sama-sama menginginkan sesuatu, tidak ada kata mustahil.\u201d Dengan keyakinan penuh bahwa ia dapat menyenangkan Tuhan dengan memilih hidup religius, ia menjadi postulan pada bulan Februari di tahun terakhirnya di SMA. Saat menerima busana biara, ia memilih nama Suster Thomas Marie.<\/p>\n<p>Suster Elizabeth Marie meraih gelar sarjana dan magister dari Perguruan Tinggi St. Yohanes di Cleveland. Ia mengajar di berbagai sekolah paroki di Greater Cleveland dan Virginia Utara selama tiga puluh tahun. Mempersiapkan anak-anak untuk menerima sakramen adalah sebuah kehormatan dan kebahagiaan tersendiri. Pada tahun 1988, Suster menjadi guru privat bagi anak-anak yang memerlukan dukungan tambahan dalam keterampilan dasar. Ia memiliki komitmen yang kuat untuk membantu setiap anak agar berhasil dan berkreasi dalam belajar atau mengatasi kesullitan lebih lanjut. Kemahirannya dalam menggunakan teknologi untuk penelitian dan komunikasi menjadi kunci dalam pengembangan staf pengajar. Suster Elizabeth Marie mendapatkan rasa terima kasih dan penghormatan dari para siswa, staf pengajar, dan orang tua.<\/p>\n<p>Pada tahun 2003, Suster Elizabeth Marie kembali ke Chardon dan terus terlibat dengan para suster di komunitas serta masyarakat sekitar. Ia membantu di perpustakaan dan menjadi tutor di Proyek Warisan SND di Cleveland. Selama enam tahun, ia menjadi sukarelawan di Kantor Pengungsi dan Migrasi Keuskupan; upayanya untuk menjangkau orang lain sangat signifikan dan dihargai banyak pihak. Suster sangat senang menggunakan keterampilan komputernya yang terus berkembang untuk membantu suster-suster lain dan menjaga hubungan dengan keluarga serta banyak temannya.<\/p>\n<p>Suster Elizabeth Marie menghadapi berbagai masalah kesehatan dengan keberanian dan tekad yang luar biasa. Ia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi seperti anak kecil dan selalu bertanya \u201cmengapa\u201d. Setiap hari, ia membacakan buku untuk seorang suster yang telah kehilangan penglihatannya. Gangguan pendengarannya tidak menghambat keinginannya untuk berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Di tahun-tahun terakhirnya, Suster selalu menemukan cara untuk terlibat dalam kehidupan. Ia meluangkan waktu untuk berdoa, melakukan percakapan dan diskusi yang bermakna, bermain kata-kata, dan serta menikmati hobinya, yaitu membaca. Suster Elizabeth Marie kembali ke rumah Tuhan dengan tenang dan damai. Kami bersyukur atas segala karunia yang ia berikan kepada kami. Semoga ia beristirahat dalam damai.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Provinsi Maria dikandung Tanpa Noda<br \/>\nAmerika Serikat<br \/>\n14 Juli, 2025\u00a0\u00a0\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":114022,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[295],"tags":[],"class_list":["post-114234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-kematian2-2"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=114234"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114234\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":114240,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/114234\/revisions\/114240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/114022"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=114234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=114234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snd1.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=114234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}