Suster Mary Therese ND 4492 PDF Download
(dulu Suster Mary Francis Therese)
Margaret Jane HENNESSEY
Provinsi Maria Dikandung Tanpa Noda, Amerika Serikat
Tanggal dan Tempat Lahir: 4 Mei, 1930 Cleveland, Ohio
Tanggal dan Tempat Profesi: 16 Agustus, 1950 Cleveland, Ohio
Tanggal dan Tempat Meninggal: 12 November, 2025 Pusat Perawatan, Chardon, Ohio
Tanggal dan Tempat Pemakaman: 21 November, 2025 Pemakaman Kebangkitan, Chardon
“Hidup dilingkupi oleh lingkaran kasih Allah.”
Margaret Jane adalah anak bungsu dari empat bersaudara yang lahir dari pasangan Ambrose dan Helen (Powalski) Hennessey. Anak laki-laki tertua meninggal dunia ketika masih bayi. Margie mencatat kedekatan keluarganya dan ikatan istimewa antara dirinya dan dua saudarinya. Ia memuji ibunya, yang berdarah Jerman, atas devosinya terhadap Sakramen Mahakudus dan cinta kepada Bunda Maria. Sementara itu, ayahnya, yang berdarah Irlandia, selalu menanamkan kepadanya kecintaan pada semua olahraga. Margie menempuh pendidikan di Sekolah Dasar St. Fransiskus di Cleveland dan kemudian melanjutkan ke Akademi Notre Dame sebagai calon busana biara, ia diberi nama Suster Mary Francis Therese. Sepanjang hidupnya, ia selalu memelihara devosi yang penuh kasih kepada Santa Therese dari Lisieux.
Suster Mary Therese memperoleh gelar sarjana di Perguruan Tinggi St. Yohanes di Cleveland dan gelar magister di bidang pendidikan dari Universitas Loyola di Chicago, Illinois. Ia mengabdikan dua puluh enam tahun sebagai guru di sekolah menengah pertama dan menengah atas selama dua puluh enam tahun di keuskupan Cleveland, Youngstown, dan Washington, DC. Suster mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi para siswanya.
Walaupun ia sangat menghargai profesinya sebagai pendidikan, Suster juga memiliki minat dalam bidang keperawatan. Bekerja sebagai asisten perawat di rumah sakit Chardon membawanya untuk belajar di Sekolah Perawat Praktek Rumah Sakit Marymount di Cleveland. Suster menyelesaikan pendidikan dan mendapat sertifikasi sebagai Perawat Praktis Berlisensi pada tahun 1982. Selama lebih dari tiga puluh tahun, Suster Mary Therese melayani para suster di Chardon Health Care Center dalam berbagai peran, sebagian besar terkait dengan perawatan pasien secara langsung. Dengan sikap tenang, kemampuan, dan kasih sayang, ia membantu setiap suster merasa nyaman. Ia juga bertugas sebagai perawat apotek dan sering menemani para suster ke janji medis. Suster berperan sebagai advokat pasien dan mendorong semua orang untuk menjalani hidup yang sehat.
Ketika Suster Mary Therese pensiun dari tugas keperawatan aktif, ia menjadi sukarelawan di SND Prayer Line, menjawab panggilan dan berdoa untuk intensi khusus. Selama beberapa tahun, ia membantu di WomenSafe Resale Shoppe di Chesterland. Hasil penjualan digunakan untuk menyediakan tempat tinggal darurat dan layanan dukungan bagi korban kekerasan dalam rumah tangga.
Suster Mary Therese sangat menghargai setiap waktunya untuk berdoa di hadapan Sakramen Mahakudus. Bunda Maria dan Santa Therese selalu menjadi perantara yang kuat baginya. Bersama para suster dan keluarga mereka, ia berbagi tawa dan kebahagiaan dalam kebersamaan. Kecintanyaan terhadap olahraga, dari semua jenis olahraga, baik saat menang ataupun kalah, memperkaya hidupnya. Ia menjalani hidupnya sesuai dengan nasihat ayahnya dari olahraga yang keduanya cintai, “Mainkanlah pertandingan hari ini sebaik mungkin; jangan khawatir tentang hari esok.” Musim panas lalu, Suster Mary Therese merayakan yubileum 75 tahun dalam kehidupan religius. Semoga Suster, yang hidup dalam cinta dan sukacita, beristirahat dalam damai.





