Pelajaran Teologi Daring, Bangalore, India

PDF Download

“(Tuhan) siapa yang mengetahui pikiran-Mu jikalau Engkau tidak memberikan Kebijaksanaan-Mu dan mengirim Roh Kudus-Mu dari Surga?” (Kebijaksanaan Salomo 9:17)

Kami para Tersiat, Sr. Mary Selvi, Sr. Lourde Mary, Sr. Swarnalata, Sr. Premalata, dan Sr. Triveni dari Provinsi Maria Visitation dan Sr. Mary Prima dari Provinsi Maria Asumta, sedang mengikuti pelajaran Teologi daring dari Institut Kepausan St. Petrus. Pengalaman pelajaran daring sangat menarik dan memungkinkan kami untuk memahami Kebenaran Ilahi. Pada tanggal 8 Agustus kami memulai sesi uji coba tentang Buku-buku para Nabi melalui Aplikasi Zoom dan pada tanggal 17 juga kami mengadakan sesi uji coba tentang Kitab Pentateuch (Kejadian, Keluaran, Imamat,Bilangan, Ulangan). Sebelum Kelas Percobaan, kami diberi kuis daring tentang Alkitab dalam bentuk pertanyaan obyektif.

Inagurasi (Pelantikan) Daring Tahun Akademik 2020-2021 dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2020 pukul 10.30 WIB di Auditorium Seminari Kepausan Santo Petrus dipimpin oleh Yang Mulia Mgr. Dr. Peter Machado, Uskup Agung Bangalore dan Direktur Institut. Seluruh siswa diminta untuk berpartisipasi secara virtual dalam Pelantikan Tahun Ajaran Baru. Kami memulai kelas daring kami pada 25 Agustus yang berlanjut hingga 10 Desember 2020 diakhiri dengan ujian. Kami memperoleh banyak pengetahuan melalui kelas harian kami. Universitas telah mengatur semuanya secara sistematis sehingga kami dapat menyelesaikan semua mata kuliah kredit khusus yang kami ambil sebagai tersiat.

Kelas daring juga diadakan untuk para suster kami yang kuliah. Mengikuti kelas daring adalah proses pembelajaran baru bagi kami. Meskipun sangat melelahkan, namun sangat bermanfaat saat kami memasuki dunia teknologi. Melalui kelas online kami telah belajar banyak hal. Faktanya, kami menjalani ujian daring yang sangat rumit karena kami semua bukan ahli teknologi, tetapi kami saling belajar. Selama pandemi ini, kami telah mempelajari banyak hal dengan berbagai cara, berpindah dari hal yang sudah biasa kami lakukan ke yang tidak biasa dan kami menikmati proses ini.

More from snd1.org